1. Sejarah Berdiri
Pondok
Pesantren Darussalam adalah pesantren yang berdiri di bumi Blambangan
Banyuwangi dusun Blokagung desa Karangdoro kecamatan Tegalsari, daerah
ujung timur selatan Provinsi Jawa Timur.
Didirikan
oleh Almarhum KH. Mukhtar Syafa’at Abdul Ghofur, seorang pemuda asal
desa Ploso Klaten, Kediri. Beliau dibantu oleh Almarhum Kyai Muhyiddin
dan KH. Mualim Syarqowi. Awal berdirinya Pondok Pesantren Darussalam ini
pada tanggal 15 Januari 1951, KH. Mukhtar Syafa’at bersama masyarakat
dusun Blokagung membangun sebuah Mushala kecil ukuran 7 X 7 meter dari
bambu dan beratap ilalang. Mushala itu diberi nama Darussalam, dengan
harapan semoga akhirnya menjadi tempat pendidikan masyarakat sampai
akhir zaman.
Seiring waktu pesantren Darussalam
semakin banyak santrinya, yang berasal dari seluruh Nusantara, dari
Sabang sampai Merauke sehingga KH. Mukhtar Syafa’at bersama santri dan
masyarakat membangun asrama di sekitar mushala sebagai tempat tinggal
santri. Pada tahun 1978 secara resmi pesantren berbadan hukum dan
berbentuk Yayasan yaitu dengan Yayasan Pondok Pesantren Darussalam
dengan akte notaris Soesanto Adi Poernomo, SH. Nomor 31 tahun 1978.
2. Motto
عن جابر رضى الله عنه قال : قال رسول الله صل الله عليه وسلم
خير الناس انفعهم للناس
Sebaik-baik Manusia Adalah Yang Paling Bermanfa’at Bagi Orang Lain
3. Visi
Unggul
dalam kompetensi Agama, akademik, dengan mengedepankan Akhlaqul
Karimah, serta berlandaskan aqidah Ahlus-Sunah Wal Jama’ah ’Ala Madzhabi
Imam Syafi’i